Langsung ke konten utama

Wireless Management Tool AP (Access List) dan Station (Connect List)

Wireless Management tool, di dalam menu wireless MikroTik terdapat berbagai macam tool-tool yang digunakan untuk mendukung kinerja dari fitur wireless. Diantaranya yaitu Access List (AP) dan Connect list (Station). Kedua tool tersebut merupakan bagian dari management wireless, dimana kita bisa membuat kebijakan interkoneksi jaringan wireless sesuai dengan parameter yang kita buat. Dengan demikian kita dapat meminimalisir akan miss-connection terutama dari perangkat client yang akan terkoneksi ke AP (Access Point). Selain itu, dengan tool ini kita dapat melakukan pembatasan terhadap koneksi dari perangkat AP maupun client.


1. Access List (AP)
Access List merupakan sebuah tool yang digunakan di sisi AP (Access Point) untuk melakukan pembatasan koneksi dari client. Sehingga AP dapat menentukan client mana saja yang bisa terkoneksi berdasarkan mac address dan juga signal-range.
Untuk konfigurasi bisa di lihat di http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=121


2. Connect List (Station / Client)

Connect List merupakan tool yang memiliki fungsi kebalikan dari Access List, yaitu digunakan disisi wireless client (station) untuk membatasi  koneksi terhadap AP (Access Point). Sehingga client dapat menentukan AP (Access Point) mana wireless client akan terkoneksi berdasarkan mac address access point. Sehingga wireless client tidak akan berpindah ke access point lain, walaupun access point tersebut memiliki SSID yang sama. 

Untuk konfigurasi bisa dilihat di http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=121

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lab 25 Inter Vlan Routing

Pada lab kali ini kita akan mencoba intervlan, dimana ini kita akan mencoba menghubungkan vlan yang berbeda menggunakan router. jika pada lab sebelumnya vlan yang berbeda tidak akan dapat berhubungan maka pada lab kali ini kita akan mencoba supaya pc yang berada pada vlan yang berbeda dapat saling berkomunikasi. Ok langsung saja kita lakukan konfigurasinya, untuk konfigurasinya kita akan menggunakan layout jaringan seperti pada gambar dibawah ini: Untuk melakukan konfigarsi mari kita asumsiakan bahwa semua pc sudah dikonfiguaraikan ip sesuai seperti pada gambar diatas, jangan lupa untuk menambahkan gateway pada setiap pc.  Jika sudah selesai mari kita lanjutkan dengan mengkonfiguarsikan vlan pada switch, setelah selesai mengkonfigurasikan vlan jangan lupa untuk mengkonfigurasikan trunk pada port yang mengarah ke router. untuk konfigurasinya seperti pada gambar di bawah ini: Jika sudah selesai konfigurasi pada switch, mari kita lanjutkan dengan konfigurasi pad...

Lab 3 Disable IP Domain Lookup

Pada saat kita mengetikkan perintah pada cisco pasti kita pernah melakukan kesalahan , seperti pada gambar di bawah ini. Tentunya ini sangat mengganggu karena kita harus menunggu lama untuk menghentikkannya, kita bisa menekan CTRL+SHIFT+6 atau kita juga bisa menghilangkan domain lookupnya dengan menggunakan perintah seperti dibawah ini.

Lab 1 User Mode, Privilege Mode, Global Configure Mode

Hallo teman" ketemu lagi sama aku .. Ditulisanku kali ini , aku akan memberikan sedikit materi tentang Cisco .. Pengenalan Cisco  Packet Tracer                Pengertian Cisco  Packet Tracer                        Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama  Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco. Berikut ini adalah tampilan awal Cisco  Packet Tracer : ...